![]() |
| Pendiri Wikileaks Dapat Return 50.000% Dari Bitcoin |
Dia menyebutkan bahwa Visa, MasterCard, Paypal, American Express, dan Moneybookers ikut terlibat dalam "blokade" pendanaan untuk WikiLeaks. "Blokade Perbankan Ilegal" tersebut juga didukung oleh beberapa politikus dalam struktur pemerintahan AS, seperti Senator McCain dan Senator Lieberman.
My deepest thanks to the US government, Senator McCain and Senator Lieberman for pushing Visa, MasterCard, Payal, AmEx, Mooneybookers, et al, into erecting an illegal banking blockade against @WikiLeaks starting in 2010. It caused us to invest in Bitcoin -- with > 50000% return. pic.twitter.com/9i8D69yxLC
— Julian Assange 🔹 (@JulianAssange) October 14, 2017
Julian Assange menulis di akun twitternya, "Terima kasih yang sedalam-dalamnya kami ucapkan kepada Pemerintah Amerika Serikat, Senator McCain dan Senator Lieberman karena mendorong Visa, Mastercard, Paypal, American Express (AmEx), Moneybookers dll, dalam mendirikan "Blokade Perbankan Ilegal" melawan WikiLeaks mulai tahun 2010. Hal ini menyebabkan kami berinvestasi pada Bitcoin – dengan keuntungan lebih dari 50,000%."
>> UNICEF Investasi Buat Jaringan Mata Uang Kripto Sendiri
Selain keuntungan yang luar biasa selama periode waktu tertentu, berita ini juga menunjukkan kepada orang-orang tentang salah satu fungsi paling penting Bitcoin dan mata uang kripto lainnya.
Meskipun Pemerintah A.S. memiliki otoritas dan kekuatan yang luar biasa pada institusi keuangan di seluruh dunia, tetap saja pemerintah A.S tidak bisa menghentikan pendukung WikiLeaks dalam menggalang dana melalui Bitcoin, serta mendapatkan keuntungan yang sangat besar melalui investasi mata uang kripto tersebut. Kejadian ini menjadi pukulan telak kepada otoritas negara, sekaligus menunjukkan bahwa tidak ada satupun organisasi, perbankan, bahkan institusi pemerintahan yang bisa mengontrol nilai Cryptocurrency (mata uang kripto) tersebut.
Sumber : www.seputarforex.com



